Telegram Web Link
@sekadarmonolog

Yang tampak dewasa pun ada waktunya ia kecewa dan tak baik-baik saja.

Yang kuat pun punya lelah dan adakalanya merasa lemah.

Jadi saling mengerti dan memahami itu penting,
Agar diam tak disalah arti jadi benci,
Tak bertegur disangka marah,
Atau tak menyapa dikira jadi lupa.

Kadang seseorang butuh jeda dari riuh untuk menghimpun tenaga dan beristirahat dari jenuh.

Jadi beri ruang,
Mungkin ia ingin tenang,
Jadi jangan dulu salah paham,
Karena seseorang mungkin lelah dan butuh diredam.

-kang ihsan
@sekadarmonolog

Jasadnya terlihat teguh namun jiwanya sedang runtuh.
@sekadarmonolog

Kita memang tidak ditakdirkan untuk disukai semua orang,
Tapi cubalah berusaha untuk tidak menjadi seseorang yang tidak disukai semua orang.
@sekadarmonolog

Aku berharap,
‘Muak’ dan ‘jemu’ takkan pernah ada untuk perasaan kita.
@sekadarmonolog

Apa sahaja hal yang belum berlaku,
Usah terlalu yakin ia akan menjadi seperti harapan kita.

Apa sahaja hal yang belum kita miliki,
Usah terlalu yakin ia akan menjadi milik kita.

Apa sahaja hal yang telah pun kita miliki,
Usah terlalu yakin ia akan tetap menjadi milik kita selamanya.
@sekadarmonolog

Bersederhanalah dalam bercerita,
Bersederhanalah dalam berkongsi,
Bersederhanalah dalam mempamerkan kebahagiaan,
Bersederhanalah dalam mempamerkan kesedihan.

Kerana tidak semua akan simpati,
Kerana tidak semua akan menghulurkan tangan,
Kerana ada juga yang akan iri hati,
Kerana ada juga yang akan bertepuk tangan.
Post baru bertajuk “Tidak Pernah Cukup” di sekadarmonolog.wordpress.com 🔖
@sekadarmonolog

Yang setia juga akan jemu,
Jika menunggu terlalu lama,
Tanpa apa-apa kepastian.

Yang sabar juga akan lelah,
Jika menunggu terlalu lama,
Tanpa apa-apa kesudahan.
@sekadarmonolog

Ada yang lelah menunggu,
Ada yang sering diabaikan,
Dan ada yang lupa untuk dihargai,
Tapi sayang,
Ia hanya akan disedari saat ia pergi.
@sekadarmonolog

“Ada yang sudah tersatukan,
Tapi lupa memberi rasa nyaman.”
@sekadarmonolog

“Kita akan selalu dipaksa,
Menerima suatu keadaan,
Tanpa dimintai persetujuan.”
@sekadarmonolog

Aku sendiri tidak pasti,
Jika luka kehilangan akan sembuh atau sebaliknya,
Yang aku pasti,
Kehidupan setelah kehilangan seperti kehidupan yang hilang makna.
@sekadarmonolog

“Putus dan patahnya hanya sekali,
Tetapi sakitnya bisa bertahun-tahun,
Kerana aku mencintainya dengan hati,
Dan bukannya logik akal.”
@sekadarmonolog

Setelah pemergian ibu,
Aku telah kehilangan rumah,
Aku telah kehilangan tempat paling nyaman.

Dan kini,
Rumahku bukan lagi rumah,
Aku hanya perlukan seseorang yang mampu memberiku rasa nyaman.
@sekadarmonolog

Apa jua hasrat & harapan baik yang aku inginkan,
Semoga aku selalu sabar menantikannya.

Dan jika suatu hari nanti,
Tuhan belum memakbulkannya,
Semoga aku sentiasa berbaik sangka pada-Nya.
@sekadarmonolog

Tidak ada lelaki yang menyerah,
Untuk wanita yang dicintainya.

Jadi dampingilah lelaki yang benar-benar menginginkanmu,
Dampingilah lelaki yang benar-benar menghargaimu.
@sekadarmonolog

Isi kepala ini sentiasa penuh,
Namun bibir ini hanya mampu ucap sepatah.

Isi kepala ini tak pernah henti berdrama,
Namun bibir ini kadangkala menjadi kelu.

Isi kepala ini selalu ingin bercerita,
Namun bibir ini sering saja terkunci.
2024/10/01 12:24:57
Back to Top
HTML Embed Code: